Welcome to the EDUWIS junior high school offical website. "UNGGUL DALAM MUTU, SANTUN DALAM PERILAKU, BERJIWA RELIGIUS, DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN"
Rizki Putri Sekarini, M.Pd

Rizki Putri Sekarini, M.Pd

[HOAX] 8 PESERTA PENMAS SMP NEGERI 8 MAGELANG HIPOTERMIA DI POS 2 MERBABU

TRUK TIDAK BERANI ANGKUT KARENA JALAN LICIN, SEBABKAN ROMBONGAN TELAT PULANG, PANITIA MINTA MAAF.
Peserta Penmas Paspara turun dari Truck saat tiba di Base Camp Dakan jalur PendakianVia Wekas,
pada Sabtu 16 Maret 2019. 
#KLARIFIKASI, BERANDA SPENAPAN NEWS.COM Pendakian masal (penmas) Rombongan Paspara SMP Negeri 8 Magelang, dilaporkan berjalan lancar untuk semua acara yang direncanakan, pada Sabtu hingga minggu 16 sampai 17 Maret 2019 di Pos 2 Gunung Merbabu melalui jalur pendakian Wekas. Namun saat kepulangan sempat disebarkan informasi salah yaitu 8 Peserta Penmas SMP Negeri 8 Magelang Hipertermia di Pos 2 saat kegiatan Pelantikan. Hal tersebut dibantah oleh penanggungjawab teknis kegiatan Tugiyono, S.Kom. Tugi menyampaikan bahwa memang ada peserta yang sakit namun hanya satu dan itupun sudah di tangani secara cepat dengan membawanya ke Rumah Sakit Umum Terdekat. 

" Memang saat menunggu pulang ada beberapa anak yang kedingingin, tetapi belum sampai ke Hipo,  ada 6 bukan 8, jadi tidak seperti yang di isu-kan, hanya faktor kedinginan saja, belum sampai Hipo, ada 1 anak yang pingsan atas nama Chelsea. tapi apakah itu hipo atau pingsan karena capek, Rumah Sakit belum memberikan keterangan soal itu,  yang jelas sudah langsung di tangani dan semua bisa langsung pulang di jemput orang tua masing-masing " Terangnya kemarin saat apel Paspara di Lapangan Upacara SMP Negeri 8 Magelang 21/3.

Kak Tugik yang saat itu sedang mencari kendaraan pengganti untuk mengangkut ke tempat penjemputan menerima saran dari pendamping lain bahwa yang sedang sakit akan dibawa ke Rumah Sakit agar mendapatkan menanganan yang tepat dan cepat. 

" Penanganan langsung cepat, dari kakak-kakak yang berada di lokasi (base camp) berinisiatif mencarikan mobil dan langsung dibawa ke rumah sakit, tepatnya di RSU Subanul Wathon Tegalrejo, agar segera dapat tolong secepatnya " Imbuhnya. 


Atas kejadian itu selaku Penyelenggara dan Pendamping kegiatan Pembina Paspara tersebut meminta maaf khususnya kepada orang tua yang telah menjeput di sekolah pada jam yang sesuai jadwal kepulangan yaitu pukul 16.00 namun molor hingga pukul 18.00. Seperti yang BSN.Com dapat dalam Story WhatsApp nya. 
Status WA sesaat stelah semua Pulang dengan selamat, Hari ini 08.46 ( Minggu, 20.45 )
" Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang sangat membantu dalam kegiatan Kenaikan Tingkat Paspara Spenapan, Sukses buat semuanya dan mohon maaf atas segala kekurangan, kekeliruan dan ketidaksesuaian dengan planning dan jadwal yang sudah dibuat selama kegiatan " Tulisnya dengan diserta simbol tangan memohon ampun/doa. 

Sementara itu pihak transportasi yang sempat ngobrol dengan BSN.Com saat perjalanan pulang, menerangkan bahwa pihaknya sudah menunggu sesuai dengan jadwal jemputan hanya tidak berani membawa peserta penmas karena jalan licin dan sangat membahayakan keselamatannya. 

" Kami sudah menunggu jam 2 tit, (14.00) di Tugu Masuk Wekas, kami sudah menyampaikan bahwa kami tidak berani menjemput sampai base camp, yang dibawa kan anak orang, kami tidak berani ambil resiko, dengan cuaca begini (grimis.red), keselamatan anak-anak itu lebih utama, karena kami biasanya angkut barang jadi kalo angkut nyawa masih mikir-mikir " Tutur salah satu Sopir Transportasi yang antar jemput peserta Penmas Paspara ke Gunung Merbabu saat perjalanan pulang. 


Reporter : Pakmaz Paroji
Foto : 421